I like being independent
Aku suka mandiri

Not so much of an investment
Tak perlu banyak biaya

No one to tell me what to do
Tak ada yang menyuruh-nyuruhku

I like being by myself
Aku senang sendirian

Don't gotta entertain anybody else
Tak perlu menghibur orang lain

No one to answer to
Tak perlu menjawab siapapun


But sometimes, I just want somebody to hold
Tapi kadang, aku ingin seseorang tuk kudekap

Someone to give me their jacket when its cold
Seseorang yang memberiku jaket mereka saat dingin 

Got that young love even when we're old
Miliki cinta muda meski saat kita tua

Yeah sometimes, I want someone to grab my hand
Yeah kadang, aku ingin seseorang yang menggenggam tanganku

Pick me up, pull me close, be my man
Menjemputku, mendekapku, jadi kekasihku

I will love you till the end
Aku kan mencintaimu hingga akhir hayat


So if you're out there I'd swear to be good to you
Maka jika kau di luar sana, aku bersumpah kan bersikap baik padamu

But I'm done lookin', for my future someone
Tapi aku tak mau mencari seseorang itu

Cause when the time is right
Karena saat waktunya tlah tepat

You'll be here, but for now
Kau kan ada di sini, tapi untuk saat ini

Dear no one, this is your love song
Wahai entah siapa, inilah lagu cinta untukmu

I don't really like big crowds
Aku tak benar-benar suka keramaian

I tend to shut people out
Aku lebih suka menyingkir dari orang-orang

I like my space, yeah
Aku suka ruangku

But I'd love to have a soul mate
Tapi aku senang punya belahan jiwa

And God'll give him to me someday
Dan Tuhan akan memberikan dia padaku kelak

And I know it'll be worth the wait
Dan aku tahu itu kan layak ditunggu

Assalamualaikum kamu yang disana, kuucapkan salam rindu padamu yang tak tahu entah dimana. Ibarat pepatah 'Seperti pungguk merindukan rembulan' namun pungguk masih dapat melihat rembulan. Bagai siang dan malam, namun siang masih bertemu malam di kala senja tiba. Merindukanmu cukup melelahkan, namun apadaya ku yang hanyalah hamba dengan banyak kekurangan di dalamnya.
Merindukanmu adalah salah satu bagian dari hidupku yang harus aku syukuri bagaimanapun keadaanku. Andai rindu ini dapat beristirahat sejenak, akan aku letakkan ia untuk mengurangi sesak di dada yang terkadang membuat aku menangis hanya untuk sebentar saja. Namun aku tak bisa, rindu ini masih menggelayutiku mencari tempat aman dalam tidurku hingga aku terbangun kembali. Andai saja ada sebuah pesan yang lebih nyata dari 'doa' dan yang dapat terlihat jelas dari 'angan-angan' maka aku ingin mengirimkan semua pesan rinduku ini padamu sekarang. Lagi-lagi semua itu tak dapat kulakukan karena aku tak tau kau dimana. Andai saja Penjaga hatiku menunjukkan dirimu, aku takkan merindu seperti ini.
Hanya saja aku harus bersabar sedikit lagi untuk bertemu denganmu, melepaskan rinduku padamu, bermandikan airmata bahagia dipelukanmu nanti. Memang saat ini aku dalam kebingungan hebat, manakah manusia yang dapat menjagaku setulus orangtuaku, manakah manusia yang dapat menuntunku untuk lebih dekat dengan Penjaga hatiku disaat aku rapuh, manakah manusia yang tidak merusak hidup kakak kebanggaan adikku.
Dunia ini terlalu sepi untuk kutangisi sendiri tanpa dirimu. Aku percaya, sekarang dirimu masih melewati ujian memperbaiki diri untukku, untuk menjadi imamku, untuk menjadi ayah dari keturunanku. Dan aku pun begitu. Kelak ketika kita bertemu, aku akan mengenalimu bahwa kau lah memang seseorang yang diciptakan untuk menyempurnakan diriku.
Aku merindukanmu. Jodohku.

Diberdayakan oleh Blogger.