Bodohnya 'aku'

0 Comments
Mungkin selama ini aku terlalu bodoh dengan semua pilihan yang aku jalani. Tapi inilah kenyataannya, aku memang masih ingin berjalan disini, mempertahankan posisiku di area kenyamanan. Yaitu disampingmu.

Apa yang aku lihat, apa yang aku dengar, tak sejalan dengan hatiku. Ingin rasanya semua itu aku lepas dan aku buang jauh-jauh, tapi hati ini masih berkata 'jangan'. dan untuk kesekian kalinya dia seperti inii padaku, menganggapku rendah dan remeh.

Suatu ketika dia datang membawa harapan, ya! cuma harapan, tapi aku begitu bahagia melihat harapan tersebut hingga tak mengetahui di dalamnya seperti apa. Mungkin selama ini aku belum cukup sadar dengan apa yang telah aku rasakan dan aku lihat. Belum terlalu faham dan mengerti siapa dia dan bagaimana dia.

Tapi semua itu tak lepas dari kata hati yang selalu membelokkanku ke jalan seperti sedia kala. Berjalan pada lorong tak terbatas oleh cahaya dan tak terlihat oleh suara. Otakku mungkin selalu ingin membawaku pada titik kenyamanan yang berbeda dari sebelumnya, namun hati yang selalu menolak perlahan-lahan.

Ketika itu pula tangan dan kaki tak lagi dapat berkata kecuali bersuara 'ya'. dan menuruti saja apa yang di perintahkan. Saat ini lah hatiku sudah sangat marah dan berteriak "BODOH!!".

                                                                                                                             by: @riafida



You may also like

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.