at kelas XI-IPA5 ~ lomba-lomba
 at stan bazar ~ jualan

 at Rumah Aris ~ Ngerjakan mading
at Aula ~ Pondok Ramadhan
at Perpus ~ Ngadem
 at Kelas XII-IPA4 ~ Bosen
 at Perpus ~ rame^^ sma temen^^
 at Aula ~ habis latian nari
at Tangga kelas XII ~ Pelajaran kosong



          Banyak orang  mengatakan cerita SMA lebih indah dan mengesankan dalam hidup sebagian umat yang pernah bersekolah. Awalnya memang aku merasakan suasana SMA tak jauh beda dengan SMP, bahkan menurutku lebih asik sebelum-sebelumnya. No close friend, no best friend, and everything is flat.
          Namun dari situlah aku memulai persahabatan ini. Persahabatan yang di pupuk dengan orang yang tak ku kenal dan akrab, ya walaupun satu sekolah SMP dulu. Mereka adalah teman yang tak pernah ku kenal sebelumnya, dan tak menyangka akan menjadi teman dekatku bahkan lebih dari gelar 'best friend' sekalipun.
Entah bagaimana Allah menciptakan jalanku dengan mereka hingga sedemikian rupa indahnya.
          Mungkin waktu setahun tak cukup menyatukan kita, hingga kitapun ditakdirkan bersama-sama mendiami kelas 11. Duniaku menyenangkan, lebih menyenangkan kalau aku menyebutnya. Aku mulai enggan untuk tak bersama mereka, memang kebiasaan dengan orang yang sama dalam waktu yang cukup lama itu tak baik katanya. Namun aku menikmati ini semua. Sebuah arena kebahagiaan dan menjejalkan pada selebih arti persahabaan adalah kali pertamanya aku lakukan.
          Selama ini aku tak tau, apa iitu persahabatan?? bagaimana persahabatan bisa terjalin?? dan apa yang dirasakan saat sahabat kita tak ada??
Tak pernah tau dan mengerti jika semua itu butuh proses dalam hidupku. ya.. proses dan takdir sebetulnya. Seiring berjalannya waktu, 2 tahun bersama mereka yang sudah aku nobatkan menjadi 'sahabatku' adalah hal terindah selama hidupku berlanjut. Sesungguhnya rasa memiliki ini bukan tumbuh dalam hitungan detik tanpa melewati berbagai tikungan tajam dalam hidupku. Bahkan hitungan 365hari saja harus 2kali berputar hanya untuk menumbuhkan rasa mengasihi, memiliki, mencintai, mengerti, memahami, menyayangi satu samalain.
         Apa yang ditakdirkan Allah sungguh sangat indah, aku dipertemukan kembali dalam satu ruangan untuk setahun kedepan bersama kedua sahabatku ini. Entah Allah merencanakan apa lagi untukku hingga aku diberi kesempatan berkumpul dengan makhluk-makhlukNya yang begitu aku sayangi. Disaat-saat waktu SMAku tinggal menghitung bulan untuk kulewati, aku masih diijinkan memeluk mereka disaat hati ini mendadak terguncang hebat. Hingga suatu ketika aku merasakan rindu yang begitu hebat menjamah batinku. Rindu yang aku sendiri tak mengerti kemana arahnya. Bukan mengarah pada seseorang, melainkan pada mereka berdua yang ingin aku peluk erat kedua pundaknya. Dan kedua tangan mereka yang merangkulku saat airmataku deras membasuh sebagian pipiku.
          Untuk kali pertamanya dalam hidupku aku merasakan rindu demikian, rindu sahabat-sahabatku. Kini hari-hariku seakan indah walau tanpa seseorang spesial sekalipun. Mungkin tidak untuk sekarang, tapi selamanya aku ingin tetap memiliki mereka. Terkadang ingin sekali aku menyombongkan diri kepada mereka-mereka yang membenciku bahwa aku memiliki sahabat yang sangat menyayangiku. Sahabat yang tak rela diriku disakiti siapapun, tak tega hatiku ditarik ulur siapapun, bahkan disentuh oleh manusia-manusia pembohong sekalipun.
           Mereka yang tak dapat dikatakan sebagai malaikat meskipun pengantar kebahagiaanku, penutup kesedihanku, bahkan kemarahanku.Namun selalu ku antarkan doa untuk mereka sahabatku, agar hidupnya selalu bahagia walau suatu saat kita tak saling ada satu sama lain.
           Kalian sahabat terbaik di sepanjang sejarah hidupku. Kenangan-kenangan yang telah kita lukis pada kanvas hidup ini takkan hilang begitu saja sobat. Percayalah. Aku sayang kalian :* {}

*FAIZ FIRA*



by: @riafida                  
Diberdayakan oleh Blogger.